Peritonitis: Peradangan Serius pada Lapisan Dinding Perut

Read Time ~ 2 minutes

Peritonitis adalah kondisi medis darurat yang sangat serius, ditandai oleh peradangan pada lapisan dinding perut atau peritoneum. Lapisan tipis ini melapisi bagian dalam perut dan organ-organ di dalamnya. Ketika peritoneum meradang, hal ini seringkali disebabkan oleh perforasi usus atau infeksi lain di rongga perut, memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah komplikasi fatal.

Gejala peritonitis biasanya muncul secara tiba-tiba dan sangat parah. Penderita akan merasakan nyeri perut yang hebat, tajam, dan menyebar ke seluruh area. Perut akan terasa sangat kaku dan nyeri saat disentuh, yang dikenal sebagai board-like rigidity, ciri khas dari peradangan pada lapisan dinding perut ini.

Selain nyeri perut yang ekstrem, gejala lain dari peritonitis meliputi demam tinggi, menggigil, mual, muntah, perut kembung, dan detak jantung yang cepat. Kondisi ini dapat dengan cepat memburuk, mengancam jiwa jika tidak segera mendapatkan intervensi medis.

Penyebab paling umum dari peritonitis adalah perforasi usus, di mana lubang pada dinding usus memungkinkan isi usus (feses, bakteri, enzim pencernaan) bocor ke dalam rongga perut. Ini menyebabkan kontaminasi dan peradangan pada lapisan dinding perut yang masif.

Selain perforasi usus, peritonitis juga bisa disebabkan oleh infeksi lain di rongga perut, seperti ruptur apendisitis (usus buntu pecah), pankreatitis, atau infeksi pada organ reproduksi wanita. Trauma perut atau komplikasi bedah juga dapat menjadi pemicu kondisi ini.

Diagnosis peritonitis adalah keadaan darurat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang cermat, tes darah untuk mencari tanda infeksi dan peradangan, serta pencitraan seperti rontgen, USG, atau CT scan perut. Tes cairan peritoneum juga mungkin dilakukan untuk mengidentifikasi bakteri penyebab infeksi.

Penanganan peritonitis memerlukan operasi darurat untuk mengatasi sumber infeksi dan membersihkan rongga perut. Selain itu, pemberian antibiotik intravena dosis tinggi sangat krusial untuk mengendalikan infeksi bakteri yang menyebar akibat peradangan pada lapisan dinding perut.

Jika peritonitis tidak segera diobati, dapat terjadi komplikasi yang mengancam jiwa seperti sepsis (infeksi parah yang menyebar ke seluruh tubuh), syok septik, dan kegagalan banyak organ. Karena itu, setiap gejala yang mengarah pada peritonitis harus dianggap sebagai keadaan darurat medis yang memerlukan tindakan secepatnya.